Bupati Riyanto Pamungkas Resmikan Masjid PPTQ Misykat Al Anwar

Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas meresmikan Masjid Misykat Al-Anwar di Gadingrejo sebagai pusat ibadah dan pembinaan karakter para santri.

·
± 2 Menit dibaca
·
42 Dibaca

Pringsewu, Lampung - Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas secara resmi meresmikan Masjid Misykat Al-Anwar yang berlokasi di Kompleks Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an (PPTQ) Misykat Al-Anwar, Pekon Yogyakarta Selatan, Kecamatan Gadingrejo, pada Kamis (23/10/2025).

Peresmian tempat ibadah ini ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita secara langsung oleh Bupati. Agenda khidmat ini turut disaksikan oleh jajaran pengurus pesantren, tokoh masyarakat, serta ratusan santri yang antusias menyambut fasilitas baru tersebut. Masjid berarsitektur modern ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan bagi santri dan warga sekitar.

Fungsi Strategis Masjid untuk Pembinaan Umat

Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang bergotong-royong menyelesaikan pembangunan masjid ini. Beliau menekankan bahwa fungsi masjid tidak boleh terbatas hanya sebagai tempat ibadah ritual.

"Masjid bukan hanya tempat untuk menunaikan salat, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan, dan pengembangan karakter umat. Dari masjidlah lahir generasi berakhlak mulia dan cinta tanah air," tegas Bupati dalam pidatonya.

Peran Penting Santri Sebagai Pelopor Pembangunan

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan para santri tentang tanggung jawab moral yang mereka emban demi persatuan bangsa. Kehadiran Masjid Misykat Al-Anwar diharapkan dapat memicu semangat juang para santri dalam menghafal, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai suci Al-Qur'an.

Bupati juga menekankan esensi nilai kepesantrenan yang abadi. Menurutnya, kontribusi santri sangat dibutuhkan di berbagai lini pembangunan daerah maupun nasional.

"Santri tidak hanya harus cakap dalam ilmu agama, tetapi juga harus siap menjadi pelopor pembangunan. Tidak ada istilah mantan santri, karena nilai-nilai pesantren melekat sepanjang hayat," pungkasnya.

Fasilitas Pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama dan peninjauan langsung fasilitas masjid oleh para tamu undangan. Kini, Masjid Misykat Al-Anwar telah siap sepenuhnya untuk digunakan sebagai sarana ibadah harian, pengajian umum, serta pusat pembelajaran tahfidz Al-Qur'an bagi para santri.

Komentar

Belum ada Komentar.

Artikel Terkait

Masuk

Masuk dengan Akun Anda.

Lanjutkan dengan Google

atau, Lanjutkan dengan

Bagikan